Selasa, 13 Desember 2016

Tanaman Herbal dan Manfaatnya

10 Jenis Tanaman Obat dan Manfaatnya – Indonesia adalah negara agraris yang terkenal akan kekayaan rempah rempah dan berbagai jenis tanaman. Dari dulu hingga sekarang tanaman herbal ataupun tanaman herbal dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tapi sayang sekali banyak warga Indonesia saat ini malah lebih memilih produk kesehatan luar negri dibanding negri sendiri. Padahal tak perlu jauh – jauh ke negri orang dengan biaya yang sangat mahal sekali, di negri kita jauh lebih kaya dan alami dalam segi pengobatan. Yuk kenali berbagai macam jenis tanaman obat diindonesia dan manfaatnya.
Tanaman Obat atau yang biasa kita sebut tanaman herbal sangat banyak sekali jenisnya dan manfaatnya, dari mulai mampu mengobati penyakit kelas ringan bahkan penyakit sampai ke penyakit kelas berat. Selain itu Tanaman obat juga sudah banyak teruji ampuh dibandingkan dengan obat – obatan yang dicampur bahan kimia. Kalau begitu langsung saja ini dia beberapa tanaman obat yang bisa anda pakai sebagai pengobatan alternatif dirumah.

10 Jenis Tanaman Herbal

1. Seledri (Apium Graviolens)

Manfaat daun seledri untuk kecantikan berputar pada kualitas rambut yang kita miliki berupa penyubur rambut. Penggunaan seledri akan melebatkan rambut kita. Apalagi untuk perempuan yang mana rambut merupakan mahkota kecantikannya. Tentu tidak ingin menyia-nyiakan perawatan rambut yang murah satu ini. Caranya pun mudah sekali. Daun seledri yang berjumlah maksimal 10 batang dicuci. Setelah dicuci, ambil ulekan, lalu tumbuk daun sop satu ini. Setelah ditumbuk, daun seledri diusapkan ke kepala dengan merata. Setelah rata, hitung waktu 1 jam. Biarkan daun seledri yang telah ditumbuk tadi di atas kepala kita. Selanjutnya, kita bilas bersih. Mudahnya lagi, cukup 1 kali seminggu kita lakukan hal ini. Tentu tidak menghabiskan banyak waktu.

2. Mengkudu (Morinda Citrifolia)

  1. Kanker. Penelitian tahap awal merekomendasikan untuk mengonsumsi 6-8 gram mengkudu tiap hari. Hal itu mungkin bisa membantu tingkat energi dan penanganan rasa sakit pada penderita kanker stadium lanjut. Meski begitu, mengkudu belum terbukti berdampak positif pada ukuran tumor.
  2. Meningkatkan stamina. Minum jus yang mengandung campuran mengkudu, anggur, dan blackberry selama 21 hari bisa meningkatkan stamina pelari jarak jauh saat latihan.
  3. Gangguan pendengaran. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jus mengkudu sebanyak empat ons tiap hari selama tiga bulan tidak meningkatkan pendengaran wanita yang mengalami gangguan pendengaran.
  4. Mual dan muntah pasca operasi. Menurut penelitian, mengkudu bisa mengurangi mual pascaoperasi. Tapi sepertinya tidak berpengaruh dalam mengurangi gejala muntah-muntah.
  5. Tekanan darah tinggi. Penelitian awal menunjukkan bahwa dengan meminum empat ons jus mengkudu Tahitian tiap hari selama sebulan, dapat mengurangi tekanan darah pada orang yang memiliki kondisi tersebut.
  6. Osteoartritis. Minum tiga ons jus mengkudu Tahitian tiap hari selama 5 bulan dapat mengurangi kebutuhan untuk mengonsumsi obat pereda rasa sakit pada penderita osteoartritis.

3. Daun Sirih (Piper Betle)

  1. Dapat menyembuhkan penyakit asma
Caranya yaitu dengan merebus 4 lembar daun sirih hijau dengan 2 gelas air, rebus sampai airnya hanya tersisa 1 gelas. Kemudian minum air rebusan tersebut secara teratur 2 kali sehari.
  1. Dapat menyembuhkan radang pada tenggorokan
Caranya sama dengan cara mengobati asma.
  1. Dapat menghilangkan bau badan tak sedap
Caranya yaitu dengan menumbuk beberapa daun sirih hijau lalu oleskan pada ketiak anda. Lakukan dengan teratur sehabis mandi.
  1. Dapat menyembuhkan penyakit kulit seperti eksim kering dan eksim basah
Caranya sama seperti di atas.
  1. Dapat mencegah dan menghilangkan jerawat yang membandel
Caranya yaitu sama dengan cara di atas dengan mengoleskan pada bagian wajah yang berjerawat lalu diamkan selama 1 jam. Setelah itu basuh dengan menggunakan air hangat.
  1. Dapat mengobati sakit mata
Caranya yaitu dengan merebus 1 lembar daun sirih hijau dengan ½ gelas air. Rebus sampai mendidih lalu diamkan sampai airnya hangat-hangat kuku, setelah itu teteskan pada mata yang sakit.

4. Lidah Buaya (Aloe Vera)

  1. Sebagai Detoksifikasi: Ternyata lidah buaya bisa bermanfaat untuk menetralisir racun yang masuk kedalam tubuh. Caranya pun cukup mudah, yaitu dengan cara membuat jus Lidah buaya.
  2. Mengatasi Stress: Karena kaya akan vitamin dan mineral, lidah buaya yang di olah sebagi jus juga bisa membantu tubuh mengatasi stress.
  3. Meningkatkan Imunitas atau Kekebalan tubuh: Selain kaya akan vitamin juga kaya akan anti oksidan yang tentunya mampu meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
  4. Menurunkan kadar gula penderita Diabetes: Tanaman ini juga berfungsi sebagai penurun kadar gula bagi penderita diabetes. Caranya cupu mudah, dengan mengkonsumsi 1/2 sendok jus lidah buaya diminum secara rutin selama 14 hari ternyata terbukti mampu menurunkan kadar gula sebanyak 45% bagi mereka yang menderita Diabetes.
  5. Mengobati ganguan pencernaan: Bagi yang mengalai gangguan pencernaan seperti iritasi pada usus, tukak lamubung, dan perut terasa panas bisa mengobatinya dengan lidah buaya. Selain itu juga bisa menenangkan Esofagus serta mengatasi Refluks asam.
  6. Mengatasi luka lebam dan luka dalam: Selain luka bakar, tanaman Aloe Vera ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati luka lebam akibat benturan dan juga luka dalam.
  7. Perawatan kulit: Seperti diketahui saat ini banyak produk kecantikan yang memanfaatkan tanaman ini. Ternyata memang sangat baik dalam menjaga kelembaban kulit, bisa untuk menghilangkan jerawat, menghilangkan bekas luka, detoksifikasi racun pada kulit, mengurangi peradangan dan iritasi kulit, serta mampu meperbaiki dan meremajakan kulit.
  8. Mengatasi ketombe, rambut rontok, dan kebotakan: Sudah bukan rahasia lagi, sejak dulu kala lidah buaya telah dikenal sebagai obat untuk mengatasi ketombe serta gatal pada kulit rambut. Selain itu juga bisa mencegah rambut rontok dan kebotakan. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mengoleskan lidah buaya pada rambut dan kulit kepala sambil di pijat-pijat. Selanjutnya diamkan kurang lebih selama 40 – 60 menit barulah dibilas dan dikramas hingga bersih.

5. Belimbing (Averrhoa Carambola)

  1. Menyehatkan Pencernaan
Buah beserta kulit belimbing memberikan pasokan serat makanan. Serat membantu mencegah penyerapan kolesterol LDL pada makanan dalam usus. Serat  juga akan membantu melindungi selaput lendir usus dari paparan zat beracun dengan mengikat bahan kimia penyebab kanker di usus besar. Kandungan serat pada belimbing membuat pencernaan lebih sehat dan menghindarkan dari resiko gejala kanker usus besar.
  1. Pencegahan Kanker
manfaat belimbing memberikan vitamin C yang merupakan  pencegahan terhadap serangan gejala kanker. Belimbing mengandung vitamin C dalam jumlah yang besar. Vitamin C adalah antioksidan alami yang kuat. Sekitar 100 g buah belimbing akan memberikan 34,7 mg atau sekitar 57% asupan vitamin C yang dibutuhkan setiap hari. Secara umum, manfaat buah-buahan yang kaya vitamin C akan membantu tubuh manusia mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi, radikal bebas dan anti inflamasi bagi tubuh.
  1. Kaya Antioksidan
Belimbing kaya akan antioksidan seperti flavonoid polifenol. Beberapa jenis flavonoid yang penting ini termasuk quercetin, epicatechin, dan asam galat. Total polifenol dalam buah ini mencapai 43 mg / 100 g. Senyawa ini membantu melindungi dari,  dari efek kerusakan akibat radikal bebas.
  1. Meningkatkan Kerja Enzim
Selain itu, belimbing merupakan sumber vitamin B kompleks seperti folat, riboflavin, dan piridoksin (vitamin B-6). Secara bersama-sama, vitamin ini membantu sebagai co-faktor enzim dalam metabolisme serta mendukung berbagai fungsi sintetis enzim dalam tubuh.
  1. Mengatasi  Tekanan Darah Tinggi
Belimbing mengandung sejumlah mineral dan elektrolit seperti kalium, fosfor, seng dan besi. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh, yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah. Dengan demikian, akan menekan pengaruh buruk dari sodium. Penyembuhan hipertensi banyak dilakukan dengan terapi belimbing, dengan mengkonsumsinya secara rutin.
  1. Mengatasi Gangguan Ginjal
Jika seseorang mengalami keluhan gangguan ginjal, maka belimbing dapat dikonsumsi karena memiliki konsentrasi yang sangat tinggi terhadap asam oksalat. Para ilmuwan menganggapnya sebagai senyawa anti nutrisi, seperti mengganggu penyerapan dan metabolisme beberapa mineral alami seperti kalsium, magnesium dan sebagainya.
  1. Mengurangi Kadar kolesterol jahat
Pada belimbing terdapat zat pektin yang mengurangi kolesterol dalam darah. Pektin mengikat kolesterol dan mengeluarkan asam empedu pada sekresinya. Tentu saja hal ini sangat baik bagi penderita gejala penyakit diabetes.

6. Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi)

 1. Mengobati Batuk
Anak-anak yang rentan terhadap penyakit batuk ini bisa diberikan pengobatan dengan belimbing wuluh. Caranya : 3 Butir belimbing wuluh, beberapa butir adas, dan gula secukupnya ditambah satu cangkir air. Campuran ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan kain dan dibagi untuk dua kali minum, pagi dan malam saat perut masih kosong.
2. Mengatasi Diabetes
6 buah belimbing wuluh dilumatkan lalu direbus dengan segelas air hingga sisa separuhnya. Saring dan minum dua kali sehari. Zat asam yang terkandung dalam buah ini sangat ampuh untuk membantu menghilangkan serta menekan diabetes pada tubuh.
3. Mengobati Sakit Gigi
Efek belimbing wuluh untuk membantu meredakan sakit gigi untuk sementara sangat ampuh. Caranya cukup mudah yaitu dengan menumbuk belimbing dan meletakkannya pada gigi berlubang.
4. Mengatasi Jerawat
Belimbing wuluh juga sangat baik untuk menghilangkan dan mengempeskan jerawat yang sedang membandel, zat asam yang terdapat pada belimbing mungkin akan memberikan efek sedikit sakit bagi jerawat aktif. Namun kandungan antioksidan dalam buah ini dapat membantu mengerutkan dan mensamarkan jerawat yang ada di wajah.
6. Mencegah hipertensi
Belimbing wuluh sudah digunakan oleh masyarakat tradisional untuk membantu dalam hal masalah tekanan darah tinggi. Caranya cukup mudah, cukup rebus 3 buah belimbing dengan 2 gelas air hingga menjadi 1/2 gelas. Lalu minum setiap hari 1 kali hingga tekanan darah berkurang.

7. Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza)

1. Menjaga kesehatan hati
Manfaat temulawak untuk kesehatan hati sangat baik, dimana fungsi hati dapat terjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi temulawak. Temulawak sangat baik untuk menjaga ataupun memelihara kesehatan hati, ini karena temulawak mengandung katagoga. Katagoga inilah yang membantu hati untuk memproduksi empedu dan juga memberikan rangsangan agar mengosongkan empedu.
2. Mengurangi radang sendi
Temulawak juga mengandung kurkumin yang baik untuk kesehatan Anda, terutama untuk mengurangi radang sendi.
3. Menurunkan lemak darah
Manfaat temulawak untuk kesehatan tubuh selanjutnya yaitu temulawak dapat menurunkan lemak darah. Temulawak menghasilkan ekstrak temulawak dan juga fraksi kurkuminoid, ini bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol
4. Melancarkan pencernaan
Jika Anda memiliki masalah pencernaan seperti perut kembung atau masuk angin dapat Anda atasi dengan menggunakan temulawak. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mengkonsumsi temulawak setiap hari secara rutin.
5. Menyehatkan jantung
Temulawak atau yang juga disebut curcuma ini juga memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Manfaat temulawak untuk kesehatan jantung ini tentu saja tidak perlu diragukan lagi. Temulawak memang memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh Anda, tidak terkecuali untuk menjaga kesehatan jantung Anda.
6. Mengatasi kanker
Temulawak dipercaya dapat menghambat perkembangan atau pertumbuhan kanker prostat, dimana cara kerjanya yaitu dengan menghentikan darah yang mendukung pertumbuhan kanker.

8. Tanaman Ciplukan (Physalis Angulata)

1. Diabetes mellitus
Ambil pohon ciplukan yang sudah berbuah cabut sampai akarnya, cuci bersih, layukan, setelah layu rebus dengan 3 gelas air hingga airnya tinggal 1 gelas, saring dan diminum 1 x sehari.
2. Sakit paru-paru batuk rejan (pertusis), bronchitis (radang saluran napas), gondongan (paroritis), pembengkakan buah pelir (orchitis)
Ambillah pohon ciplukan lengkap dari pohon, buah, daun, batang dan akarnya, cuci bersih, rebus dengan 3 – 5 gelas air hingga mendidih, saring, minum 3 x sehari 1 gelas setiap kali minum.
3. Ayan
Ambil 8 – 10 buitr buah ciplukan yang sudah masak. Dimakan setiap hari secara rutin.
4. Borok dan bisul
Untuk borok, ambil 1 genggam daun ciplukan tambah 2 sdm air kapur sirih, tumbuk sampai halus, kemudian tempelkan pada bagian yang sakit.
Untuk Bisul: Ambil daun Ciplukan sebanyak 1/2 genggam dicuci bersih lalu digiling halus. Tempelkan pada bisul, lalu dibalut. Diganti 2 kali sehari.

5. Influenza dan Sakit Tenggorokan.

Tumbuhan Ciplukan (semua bagian) yang sudah dipotong-potong seukuran 3-4 cm dijemur, lalu dibungkus agar tidak lembab lagi. Kemudian ambil kira-kira sebanyak 9-15 gram direbus, airnya diminum. Lakukan sebanyak 3 kali sehari, atau sesuai kebutuhan dan atau petunjuk resep.

9. Daun Kumis Kucing (Orthosiphon Aristatus)

1. Batu Ginjal
  • Persiapkan sekitar 20 lembar daun atau 3 genggam daun kumis kucing kering yang sudah dibilas menggunakan air mengalir.
  • Apabila di sekitar rumah ada pohon keji beling, Anda bisa petik sekitar 5 lembar daunnya. Jangan lupa juga untuk mencuci dengan air mengalir hingga bersih.
  • Rebus kedua daun ke dalam 2 gelas air hingga mendidih.
  • Minum obat batu ginjal secara rutin sehari 2 kali masing-masing satu gelas.
2. Memperlancar Pengeluaran Air Kemih
  • Kombinasi bahan antara kumis kucing, tanaman meniran dan akar alang-alang secukupnya.
  • Rebus ketiga bahan obat bersama 3 gelas air dalam panci.
  • Tunggu sampai mendidih dan air tersisa setengah dari takaran air awal, kemudian tunggu dingin.
  • Minum air rebusan tersebut secara teratur 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
3. Diabetes
  • Petik sektiar 15 lembar daun kumis kucing, setelahnya cuci bersih.
  • Rebus dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
  • Tunggu sedikit dingin, kemudian minum secara rutin 1 kali dalam sehari.
4. Keputihan
  1. Rebus sejumput daun kumis kucing dan daun beluntas.
  2. Setelah itu siapkan pula 1 sendok teh jintan hitam dan 10 biji kemukus sampai air benar-benar mendidih.
  3. Minum obat keputihan tersebut secara teratur 1 kali dalam sehari.
5. Sakit Pinggang
  1. Sediakan 7 lembar daun kumis kucing dan 2 potong akar kumis kucing.
  2. Rebus dalam 1 gelas air sampai mendidih.
  3. Terakhir, minum ramuan obat sakit pinggang ini secara teratur 2 kali sehari.
6. Masuk Angin
  1. Rebus daun kumis kucing secukupnya dalam segelas air.
  2. Biarkan air mendidih dan debit air tersisa setengah dari jumlah awal.
  3. Tunggu sampai dingin, barulah minum sampai habis secara teratur.

10. Cincau (Cyclea Barbata)

1. Tekanan Darah Tinggi
Daun cincau diremas – remas dengan air sampai air menjadi hijau, biarkan menjadi agar – agar dulu setelah itu minum bersama gula jawa.
2. Demam
Rimpang diiris halus kemudian direbus dengan air, perasaanya minum sangat berkhasiat sebagai obat demam. Atau akar cincau secukupnya disedu dengan air panas dan disaring, setelah itu minum airnya.
Radang Lambung, Typhus dan Penyakit Usus
Daun segar 50 gram dicuci bersih, lalu ditumbuk sampai lumat, tambahkan 4 gelas air matang, kemudian diremas – remas, diperas dan disaring. Diamkan sampai mengental dan tambahkan 5 sendok kecil gula, minum tiga kali sehari.

3. Sakit Perut dan Hipertensi
Daun cincau secukupnya diremas-remas menggunakan air matang, lalu disaring serta dibiarkan beberapa saat sampai bentuknya menyerupai agar-agar, lalu ditambah santan kelapa juga pemanis dari gula kelapa. Cara penggunaanya yaitu dengan dimakan seperti biasa.
4. Demam dan panas
Akar cincau secukupnya diseduh dengan air panas kemudian disaring. Cara menggunakannya adalah seperti minum biasa. Menurut penelitian para ahli, tumbuhan ini mengandung zat sejenis karbohidrat yang akan menyerap banyak air, dengan demikian daunnya akan menjadi padat. Disamping kandungan zat karbohidrat, daun cincau juga mengandung zat lemak dan lain-lain. Adapun untuk daun cincau hijau banyak mengandung senyawa dimetil kurin-1 dimetoidida.
5. Mengendurkan otot
6. Mengobati tumor ganas
Senyawa lain seperti isokandrodendrin dipercaya mampu mencegah sel tumor ganas.
7. Kanker ginjal, antiradang dan hipertensi

0 komentar:

Posting Komentar